Category Archives: Berita Film

Final Trailer Black Widow – Taskmaster Punya Kemampuan Avengers?

Final Trailer Black Widow – Taskmaster Punya Kemampuan Avengers? – Final trailer film Black Widow resmi dirilis Marvel. Trailer pamungkas tersebut memperlihatkan banyak hal antara lain hubungan Natasha Romanoff dan kekuatan Taskmaster yang membuat pahlawan super kita kesulitan.

Seperti yang kita tahu film Black Widow memiliki latar cerita antara Captain America: Civil War dan Avengers: Infinity War. Kejadian dalam Civil War membuat Natasha Romanoff pergi ke kampung halamannya dan menyelesaikan urusan yang belum tuntas.

Trailer final Black Widow tersebut berudarasi 2 menit 24 detik. Saat ditonton, tentu saja trailernya begitu mendalam dan berkualitas. Trailer ditutup dengan adegan keluarga antara Natasha Romanoff, Melina Vostokoff dan Alexei Shostakov alias Red Guardian.

Pada trailer terbaru ini, kita bisa melihat beberapa hal menarik. Pertama adalah hubungan erat antara Natasha Romanoff dan adik perempuannya Yelena Belova. Kita melihat mereka bertarung dan bekerja sama dengan gaya bertarung yang mirip. Tentu saja karena Yelena Belova juga masuk pada program Black Widow.

yelena belova black widow
Mungkin saja dalam film ini kita akan melihat lebih dekat tentang program Black Widow dan apa tujuan dari program tersebut. Trailer final ini juga tak hanya mempertontonkan hubungan Black Widow. Namun yang jauh lebih menarik ada kemampuan sang villain, Taskmaster.

Hal yang paling menarik dalam trailer ini adalah diperlihatkannya kemampuan Taskmaster sebagai villain berbahaya dan berkualitas. Ia diperlihatkan menggunakan kekuatan anggota Avengers dalam trailer ini.

Dalam trailer tersebut dapat dilihat bahwa Taskmaster sedang memperhatikan dan mempelajari gerakan Natasha Romanoff melalui sebuah video. Bisa jadi kita akan melihat pertarungan Black Widow melawan dirinya sendiri. Hahahaha~

Tak hanya itu, Natasha Romanoff akan dibuat kesulitan karena Taskmaster diperlihatkan menggunakan kemampuan Captain America dengan melemparkan perisainya. Tidak sampai di situ saja, kita juga melihat dengan jelas Taskmaster menggunakan kemampuan memanah dari Hawkeye dan cara terbang Falcon.

Taskmaster yang harus melawan Red Guardian terlihat menggunakan gaya bertarung Black Panther dengan kelincahan yang hampir mirip. Yah sepertinya film ini akan memperlihatkan neraka bagi Natasha Romanoff karena berhadapan dengan villain super hebat ini. Jangan lewatkan tayangan film berkualitas hanya di Nonton LK21 Online.

We Are Little Zombies, Ketika Rasa Duka Disalurkan Melalui Musik

We Are Little Zombies, Ketika Rasa Duka Disalurkan Melalui Musik – Oscilloscope Laboratories telah meluncurkan trailer pertama untuk film Jepang pemenang Sundance Festival untuk World Cinema Dramatic Special Jury Award for Originality, We Are Little Zombies. Trailer ini menggambarkan bagaimana sekelompok anak-anak belajar mengekspresikan kesedihan dan rasa duka mereka melalui musik. Jangan lewatkan tayangan film berkualitas hanya di Nonton Layarkaca21 Online.

Ketika empat anak Hikari, Ikuko, Ishi, dan Takemura mengetahui orang tua mereka telah meninggal dunia, tak satu pun dari mereka yang bisa menangis. Mereka seperti zombie; tanpa semua emosi. Tanpa keluarga, tanpa masa depan, tanpa mimpi, dan tidak ada cara untuk maju. Kemudian para remaja muda memutuskan untuk membentuk sebuah band-dan kemudian menaklukkan dunia. Tragedi, komedi, musik, kritik sosial dan kecemasan remaja semuanya termasuk dalam film eksentrik ini.
Bagaimana rasanya ditinggal orang tua dan harus terjebak di sebuah keluarga yang disfungsional? Hal itu dialami oleh keempat protagonis anak pada film terbaru garapan Makoto Nagahisa, We Are Little Zombies (2019). Cerita dimulai dari kisah Hikari, anak tunggal keluarga yang kaya raya. Kesibukan menjadi salah satu alasan Hikari tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya secara intim. Bagi dirinya, satu-satunya kasih sayang yang dia dapatkan dari orangtuanya adalah melalui game-game pembelian mereka. Hikari juga selalu membawa sebuah gameboy yang tidak pernah lepas dari tangannya. Pada suatu hari, kedua orangtuanya terlibat dalam kecelakaan, Hikari pun seketika menjadi sebatang kara. Ia tidak merasakan kesedihan apapun saat mengetahui kabar tersebut.

Hikari bertemu tiga orang anak lain setelah melalui proses kremasi orangtuanya. Mereka juga mengalami nasib serupa. Ada Ishi berperawakan gemuk dan memiliki kepribadian lucu. Lalu ada Takemura yang begitu nakal dan tampak temperamental tetapi memiliki sisi sentimentil yang melatarbelakangi semuanya. Yang terakhir ada Ikuko, satu-satunya perempuan dalam kelompok baru mereka. Ikuko memiliki karakter tegas namun sinis. Ia sosok pemimpin di grup kecil mereka. Keempat anak itu pertama kali bertemu ketika orangtua mereka dikremasi pada hari yang sama. Berawal dari kelompok kecil, mereka pun memutuskan membuat sebuah band. Zombie-zombie kecil pun langsung menggebrak dunia musik.

Film ini ditulis dan disutradarai oleh Makoto Nagahisa dan dibintangi Keita Ninomiya, Satoshi Mizuno, Mondo Okumura, Sena Nakajima, Kuranosuke Sasaki, Youki Kudoh, Sosuke Ikematsu, Eriko Hatsune, Jun Murakami, Naomi Nishida, Shiro Sano, Rinko Kikuchi dan Masatoshi Nagase.

We Are Little Zombies telah memulai debutnya di Festival Film Sundance 2019 dan akan mulai diputar di bioskop segera setelah masalah pandemin COVID-19 berakhir.We Are Little Zombies, Ketika Rasa Duka Disalurkan Melalui Musik – Oscilloscope Laboratories telah meluncurkan trailer pertama untuk film Jepang pemenang Sundance Festival untuk World Cinema Dramatic Special Jury Award for Originality, We Are Little Zombies. Trailer ini menggambarkan bagaimana sekelompok anak-anak belajar mengekspresikan kesedihan dan rasa duka mereka melalui musik.

Ketika empat anak Hikari, Ikuko, Ishi, dan Takemura mengetahui orang tua mereka telah meninggal dunia, tak satu pun dari mereka yang bisa menangis. Mereka seperti zombie; tanpa semua emosi. Tanpa keluarga, tanpa masa depan, tanpa mimpi, dan tidak ada cara untuk maju. Kemudian para remaja muda memutuskan untuk membentuk sebuah band-dan kemudian menaklukkan dunia. Tragedi, komedi, musik, kritik sosial dan kecemasan remaja semuanya termasuk dalam film eksentrik ini.
Bagaimana rasanya ditinggal orang tua dan harus terjebak di sebuah keluarga yang disfungsional? Hal itu dialami oleh keempat protagonis anak pada film terbaru garapan Makoto Nagahisa, We Are Little Zombies (2019). Cerita dimulai dari kisah Hikari, anak tunggal keluarga yang kaya raya. Kesibukan menjadi salah satu alasan Hikari tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya secara intim. Bagi dirinya, satu-satunya kasih sayang yang dia dapatkan dari orangtuanya adalah melalui game-game pembelian mereka. Hikari juga selalu membawa sebuah gameboy yang tidak pernah lepas dari tangannya. Pada suatu hari, kedua orangtuanya terlibat dalam kecelakaan, Hikari pun seketika menjadi sebatang kara. Ia tidak merasakan kesedihan apapun saat mengetahui kabar tersebut.

Hikari bertemu tiga orang anak lain setelah melalui proses kremasi orangtuanya. Mereka juga mengalami nasib serupa. Ada Ishi berperawakan gemuk dan memiliki kepribadian lucu. Lalu ada Takemura yang begitu nakal dan tampak temperamental tetapi memiliki sisi sentimentil yang melatarbelakangi semuanya. Yang terakhir ada Ikuko, satu-satunya perempuan dalam kelompok baru mereka. Ikuko memiliki karakter tegas namun sinis. Ia sosok pemimpin di grup kecil mereka. Keempat anak itu pertama kali bertemu ketika orangtua mereka dikremasi pada hari yang sama. Berawal dari kelompok kecil, mereka pun memutuskan membuat sebuah band. Zombie-zombie kecil pun langsung menggebrak dunia musik.

Film ini ditulis dan disutradarai oleh Makoto Nagahisa dan dibintangi Keita Ninomiya, Satoshi Mizuno, Mondo Okumura, Sena Nakajima, Kuranosuke Sasaki, Youki Kudoh, Sosuke Ikematsu, Eriko Hatsune, Jun Murakami, Naomi Nishida, Shiro Sano, Rinko Kikuchi dan Masatoshi Nagase.

We Are Little Zombies telah memulai debutnya di Festival Film Sundance 2019 dan akan mulai diputar di bioskop segera setelah masalah pandemin COVID-19 berakhir.